Pelumas Mulai Manjakan Motor Matic

Awalnya tak dilirik, namun sekarang seluruh mata memandangnya. Begitulah kini yang terjadi pada motor matic di Indonesia. Memang, awal kemunculannya banyak yang mencibir orang yang mengendarai motor ini. Konsep awalnya, motor matic ditujukan untuk kalangan perempuan sebagai menunjang aktivitasnya. Karena itu, jika kaum Adam menggunakannya, disebut tak pantas.
Itu dulu, kini, matic merangkak naik penjualannya. Bahkan, tiga tahun belakangan, penjualan motor matic mampu melonjak melebihi penjualan motor sport walau sama-sama mengalami kenaikan. Lebih dari 25% penjualan motor nasional, kini milik matic. Diperkirakan, Indonesia akan menjadi negeri matic di masa mendatang.
Fenomena matic yang fantastis itu, membuka semua pihak untuk mendukung pengadaan bagi kebutuhan motor bertransmisi otomatis itu. Salah satunya produk pelumas. Karena komposisi dan model mesinnya yang berbeda, motor matic perlu menggunakan pelumas khusus. Tengok saja, dua tahun lalu, motor matic dicekoki oli macam-macam, ada yang oli biasa, ada pula yang suka mesin motornya dilumasi oli motor racing. Padahal mesin motor yang ada di ruangan lebih sempit dan berkopling kering, perlu ada pelumas tersendiri.
Produsen pelumas pun berlomba membuat formula khusus itu dan meluncurkan oli khusus matic. Pertamina misalnya, perusahaan oli dalam negeri itu resmi memasuki kancah penjualan oli matic dengan nama Pertamina Enduro Matic awal tahun ini. Untuk menguatkan brand barunya itu, Pertamina Enduro Matic menggelar turing Jakarta-Bali-Jakarta sepanjang 3000 Km untuk pembuktian keunggulan oli baru itu. Di setiap kota, bikers matic mendapatkan tempat khusus sebagai segmen oli ini.
Sebelumnya, produsen lainnya telah meluncurkan oli untuk matic, seperti Yamalube, Castrol dan Idemitsu. Nah, yang lumayan menarik, PT Astra Honda Motor (AHM) pun ikut meramaikan perlombaan ini.
Dua produk baru pelumas yang diluncurkan awal Mei 2009 itu adalah AHM Oil MPX-1 dan AHM Oil MPX-2. Kedua pelumas ini dirancang khusus untuk sepeda motor Honda yang mempunyai kualitas dan mutu terbaik. Oli MPX (Maximum Protection Expert) 1 mempunyai spesifikasi SAE 10W-30, API:SJ, JASO:MA yang dirancang untuk kopling basah. Pelumas ini bisa digunakan untuk semua motor honda, baik jenis bebek maupun sport. Nah, oli special untuk motor matic adalah MPX-2 dengan tingkat kekentalan yang sama hanya beda di JASO:MB, diracik buat kopling sentrifugal tipe kering, khusus buat Honda jenis skubek.
Selain itu, AHM juga memperkenalkan oli khusus untuk Honda Blade dan Honda Absolute Revo 110 yang dinamai AHM Oil. Formulasinya diracik untuk memaksimalkan kinerja mesin. Juga menghemat biaya perawatan lantaran sudah dikembangkan bisa memperpanjang periode penggantian menjadi dua kalinya dari sebelumnya. Terakhir ramah lingkungan.
Di luar prospek bisnis itu, tentu saja pengguna matic lebih memikirkan usia panjangnya kendaraan mereka. Tentu saja, ukurannya adalah perusahaan yang memiliki track bagus dalam produksi oli. Yang lainnya, tentu saja rekomendasi pabrikan yang menganjurkan penggunaan suatu merek pelumas bisa menjadi acuan. Melihat dari strategi Honda, agaknya pabrikan matic Vario dan Blade ini lebih tahu, oli yang mana lebih pantas untuk motornya. Begitu juga Yamaha dengan Yamalube-nya. So, tinggal penunggang memilih oli yang mana?
Komentar
Posting Komentar